Aiptu SR Ditetapkan Tersangka, RE Dikirim ke BNN Pusat

441
Reskan Effendi | Foto: Okezone

PROGRES.ID, MANNA – BNN Provinsi Bengkulu menetapkan oknum anggota BNNP Bengkulu berpangkat Aiptu sebagai tersangka selanjutnya pada kasus dugaan menjebak Bupati Bengkulu Selatan (BS) Dirwan Mahmud dengan narkoba.

Penetapan itu dilakukan BNNP Bengkulu setelah melakukan rangkaian penyidikanpada Rabu siang (25/1/2017).

Kepala BNNP Bengkulu, Kombes Benny Setiawan mengatakan, oknum tersebut yakni Aiptu SR yang sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi bersama 4 orang tersangka lainnya.

“Dari hasil pemeriksaan, SR kita duga sebagai penyedia narkoba yang kemudian sengaja ditinggalkan di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan,” terang Benny.

kombes benny setiawan
Benny Setiawan

Dijelaskan Benny, saat ini BNNP Bengkulu terus bekerja untuk mengungkap dalang sebenarnya pada kasus ini. Dengan ditetapkannya SR sebagai tersangka, maka sudah ada 5 tersangka dalam perkara ini, yakni, RE, AM, DF, MA dan SR.

“Kita akan terus periksa saksi-saksi lainnya, dan tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru,” tegas Benny.

Hingga Rabu sore (25/1/2017) mantan Sekda Bengkulu Selatan, RS masih dalam pemeriksaan penyidik BNNP Bengkulu. RS sudah diperiksa sebagai saksi sejak Selasa pagi (24/1/2017) dan diperiksa kembali pada Rabu (25/1/2017).

Benny juga menambahkan, untuk tersangka RE pada hari Rabu (25/1/2017) pagi diterbangkan ke BNN Pusat. Benny menyebut, kasus RE ditangani BNN pusat.

“Tersangka RE kasusnya dilimpahkan ke BNN Pusat karena kasus temuan narkoba di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan pada 10 Mei 2016 lalu sudah merupakan kasus nasional,” jelas Benny.(yan)

LEAVE A REPLY