Tekan Peredaran & Penyalahgunaan Narkoba, BNNK BS Bentuk Satgas Pelajar

294
Ali Imron
Ali Imron | Foto: Artha Radio/PROGRES BS

PROGRES.ID, MANNA – Usia pelajar tingkat SMP dan SMA dinilai cukup rentan terpengaruh penyalahgunaan Narkoba. Oleh sebab itu Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bengkulu Selatan menggandeng pelajar dengan merekrut Satuan Tugas Anti Narkoba dari kalangan pelajar.

“Kami memandang perlu ada duta yang mengedukasi para pelajar untuk menjauhi narkoba, tentu yang paling cocok adalah pelajar itu sendiri,” ungkap Kepala BNNK BS, AKBP Ali Imron, Senin (24/10/2016).

Selain itu, BNNK akan melibatkan guru dalam sosialisasi anti narkoba dan membentuk kampung anti narkoba.  Tak hanya itu, BNNK  juga akan membentuk relawan anti narkoba ditingkat RT/RW.

Ali mengatakan pembentukan relawan anti narkoba di setiap RT/RW di keluarahan/desa bertujuan agar masyarakat ikut berperan aktif dalam pemberantasan narkoba. Relawan anti narkoba juga akan mendapat pembinaan. Dengan keterlibatan masyarakat diharapkan bisa mencegah dan menekan peredaran narkoba di BS.

“Peredaran narkoba di BS sudah mengkhawatirkan. Karena itu, perlu keterlibatan semua pihak untuk menekan dan memberantasnya. Masyarakat di RT/RW itulah yang kita harapkan lebih menguasai lingkungan sekitarnya. Kalau ada gejala-gejala tidak beres, seperti ada pesta narkoba, atau ada transaksi bisa segera diambil tindakan,” ujar Ali.

Ali menambahkan, tahun ini saja sudah 14 warga BS sudah menjalani rehabilitasi narkoba dengan kisaran usia 16-25 tahun, tiga diantaraya masih berstatus sebagai pelajar. Ada yang direhabilitasi dengan cara rawat jalan, dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Soeprapto Bengkulu, dan ada pula yang menjalani rehabilitasi di Lido, Bogor.

Dijelaskan, sejumlah pecandu narkoba ini datang sendiri ke BNNK BS untuk meminta rehabilitasi.

“Ada yang datang sendiri, ada pula yang didampingi orang tua ke kantor BNNK minta direhabilitasi. Kesadaran seperti ini sangat kami apresiasi,” terangnya.

BNNK BS, lanjut Ali,  akan selalu menyosialisasikan gerakan anti Narkoba baik untuk tingkat pelajar maupun bgai masyarakat Umum.

“Beberapa waktu yang lalu, BNNK Bengkulu Selatan telah menyosialisasikan program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) di wilayah Kecamatan Air Nipis,” tandasnya.(sar)

LEAVE A REPLY