Pendaftaran & Aktivasi KIP Diperpanjang Hingga 30 September 2016

127
Kartu Indonesia Pintar (KIP) | Ilustrasi: PROGRES BS

PROGRES.ID, MANNA – Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Agus Sosiawan mengatakan waktu pendataan, pendaftaran dan aktivasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) telah diperpanjang hingga 30 September 2016.

Agus menjelaskan, hal ini telah sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kemendikbud, Hamid Muhammad, tentang Percepatan Penyaluran KIP dan Penerimaan Dana Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun Pelajaran 2016/2017.

“Sebelumnya waktu pendaftaran dan aktivasi hingga 31 Agustus, tapi setelah terbitnya surat edaran itu, maka ada kesempatan bagi siswa yang belum mendaftarkan diri,” terang Agus.

Agus meminta setiap sekolah di BS melakukan sosialisasi perpanjangan waktu aktivasi ini kepada siswa-siswi pemegang KIP dan melaporkan diri kepada petugas terkait.

“Para siswa harus segera melapor, karena untuk mendapatkan manfaat dari KIP ini, siswa harus aktivasi terlebih dahulu. Nomor kartu beserta data siswa akan dikirimkan ke Kemendikbud melalui aplikasi Dapodik (Data pokok pendidikan) sekolah,” ujar Agus belum lama ini.

Ia juga mengatakan, jika ada anak putus sekolah yang memiliki KIP dan masih berusia antara 6-21 tahun diharapkan segera melapor ke sekolah asalnya. Sekolah yang bersangkutan wajib menerima kembali siswa yang putus sekolah tersebut.

“Selagi masih dalam batasan usia sekolah dan belum menikah boleh diterima kembali di sekolah,” ujar Agus.

Ditambahkan Agus, dari 8.400 pelajar tingkat SMA/SMK/MA di Bengkulu Selatan, sekitar 1.600 siswa diketahui telah mendapatkan KIP. Jumlah bantuan KIP berbeda setiap jenjang pendidikan. Untuk tingkat SD/MI sebesar Rp 225 Ribu per siswa per semester, tingkat SMP/ MTs sebesar Rp 375 ribu per siswa per semester, dan jenjang SMA/SMK/MA sebesar Rp 500 ribu per siswa per semester, hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden RI Nomor 7 Tahun 2014.(sar)

LEAVE A REPLY