Sosialisasi Kesehatan Boleh Gunakan DD

201
Germas di Manna Bengkulu Selatan
Penyerahan bantuan secara simbolis bagi Dinkes BS dari Kemenkes RI oleh anggota DPR RI Elva Hartati | Foto: Ist/PROGRES BS

PROGRES.ID, MANNA – Dirjen Pelayanan Farmasi Kemenkes RI, Sunaryo mengatakan, biaya sosialisasi kesehatan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) diperkenankan menggunakan Dana Desa (DD). Muani menyebutkan, sudah ada aturan sosialisasi kesehatan yang menggunakan DD.

“Untuk melaksanakan sosialisasi kepada warga atau di desa boleh menggunakan DD atau dari dana bea cukai yang disampaikan dari Kemenkes ke daerah melalui Dinkes,” terang Dirjen Pelayanan Farmasi Kemenkes RI, Sunaryo pada acara Sosialisasi Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat, Sabtu (3/12/2016) di aula rapat Hotel Duta Beach, Manna.

Hal senada juga diungkapkan Dirjen Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI, Muhani. Ia meminta para Kades tidak takut melakukan promkes kepada warga, namun tetap harus memedomani Undang-Undang.

“Para Kades jangan takut menggunakan DD dalam promosi kesehatan karena memang sudah diatur dalam UU,” terang Muhani.

Pantauan PROGRES BS, acara tersebut tak hanya diisi dengan diskusi, namun juga digelar acara lainnya seperti senam kesehatan.

Sosialisasi Germas Hidup Sehat dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi dan juga dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu, Elva Hartati Murman, Ketua DPRD BS Yevri Sudianto, Ketua Komisi III DPRD BS Isurman, Kepala Dinkes M Arif Redwan, para camat dan Kades serta sejumlah masyarakat.

Gusnan menerima bantuan untuk Pemkab BS dari Kemenkes RI yang diserahkan secara simbolis oleh anggota DPR RI Elva Hartati berupa alat pemeriksaan penyakit tidak menular.(pid)

LEAVE A REPLY