Kios Pupuk Diharapkan Tetap Jual Harga Pupuk Subsidi Sesuai HET

211
PUPUK
Rapat KP3 yang dihadiri oleh Camat, Distributor, pemilik kios pupuk dan SKPD terkait di Bengkulu Selatan |ist/PROGRES BS/

PROGRES.ID,MANNA – Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Bengkulu Selatan melalui Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian (Sarpras) melakukan Rapat Koordinasi Pengawasan Pupuk Dan Pestisida (KP3) di Aula Dinas Pertanian Bengkulu Selatan (27/12/2016).

Baca : Dispertan,Polres dan Kejari Temukan Pupuk Subsidi Dijual Diatas HET

Dalam Rapat tersebut kepada pemilik kios ditekankan untuk tidak menjual pupuk bersubsidi diatas HET (Harga Ecran Tertinggi). Selain itu juga Pemilik Kios dihimbau untuk tidak memasarkan pupuk yang tidak jelas asal usulnya alias palsu.

” Pupuk bersubsidi harus dijual sesuai dengan HET, bila mana ditemukan adanya penjualan diatas HET akan diberikan sangsi hingga ke pencabutan izin. Apalagi kios pupuk ketahuan menjual pupuk palsu maka akan kami tindak tegas,”ujar Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Darmawasyah melalui Kabid Sarpras Sri Hartati.

Berdasarkan Peraturan Bupati Bengkulu Selatan untuk harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi tahun anggaran 2016, pupuk Urea = Rp.1.800/kg, pupuk ZA = Rp.1.400/kg, pupuk SP-36 =  Rp.2000/kg, pupuk NPK Phonska = Rp. 2300/kg, pupuk Organik = Rp 500/kg.

” Agar tidak terjadi penumpukan pupuk bersubsidi gudang kios pupuk, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap usulan RDKK yang diajukan kelompok tani ke pemilik kios sehingga pemilik kios tidak akibat banyak pupuk yang tidak tersalurkan,” katanya.(Yan)

LEAVE A REPLY