Warga Dusun Tengah Minta Pengelolaan ADD dan DD Lebih Transparan

221
ADD DAN DD
Musyawarah Desa untuk pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dusun Tengah |Ist/PROGRES BS/

PROGRES.ID,MANNA – Salah seorang warga Desa Dusun Tengah Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan Lilham merasa kecewa terhadap kinerja Kepala Desa dan Perangkatnya terkait penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2016.

Hal ini disampaikannya saat musyawarah desa untuk pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada Senin (12/12/2016). Menurutnya selama ini pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dinilai kurang transparan.

” Kami selaku warga Desa Dusun Tengah baru kali ini diajak rapat oleh Kades, itupun untuk pembentukan BUMDes. Sementara untuk rapat-rapat sebelumnya kami tidak pernah dilibatkan apalagi soal pembentukan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) yang saat ini dijabat oleh Sakirin yang juga menjabat Kasi Pemerintahan Desa Dusun Tengah,” terang Lilham.

Sementara itu menurut Yadam, Sekretaris Desa Dusun Tengah. Bahwa untuk pembentukan TPK dan pemilihan Ketua BUMDes rapat pembentukkan cukup dihadiri oleh Kepala Desa, Perangkat dan BPD.

” 2015 yang lalu, BUMDes Dusun Tengan ini belum ada Akta Notarisnya dan masih dikelola oleh Desa, Namun belum memiliki barang. Dan pada tahun anggaran 2016 ini baru dianggarkan untuk permodalan dan pengembangan BUMDes itupun yang menganggarkan Kepala Desa dan Ketua BPD saja,” Katanya.(Yan)

LEAVE A REPLY