Pemilik Kolam Air Deras Boleh Gunakan Air Irigasi, Tapi…

Agustus 30, 2019
Berita Utama Lingkungan 0   122 views 0
Novianto

Novianto, S.Sos, M.Si (Foto: Dok. PROGRES BS)

BENGKULU SELATAN, PROGRES.ID – Kabar gembira bagi pemilik usaha kolam air deras (KAD) di Bengkulu Selatan(BS). Pasalnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu mengizinkan air irigasi untuk mengairi sawah petani juga digunakan mengairi KAD.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi, dan air irigasi diizinkan digunakan mengairi KAD,” kata kepala Dinas Perikanan BS, Novianto, Jumat (30/08/2019).

Hanya saja, sambung Novianto, meskipun KAD dibolehkan menggunakan air irigasi, akan tetapi sebelum memanfaatkan air irigasi, pemilik KAD harus mengajukan perizinan terlebih dahulu. Setelah keluar izin dari Dinas PUPR Provinsi Bengkulu sebagai pemilik irigasi tersebut, barulah pengusaha KAD dapat memanfaatkan air irigasi untuk KAD.

“Meskipun diizinkan, pemilik hKAD harus memenuhi persyaratan yang diminta pihak PUPR Provinsi,” ujarnya.

Novianto menjelaskan, KAD di Kedurang yang menggunakan air irigasi Selebang ada ada pulihan. Saat ini sudah 12 kolam yang mengajukan perizinan. Begitu juga di Seginim juga banyak. Namun di Seginim sudah ada 40 unit kolam yang mengajukanperizinan. Hanya saja, karena irigasi Selebang milik Provinsi maka perizinannya cukup ke dinas PUPR Provinsi. Sedangkan irigasi Seginim itu asset balai. Sehingga perizinannya diajukan
ke Kementerian. Setelah perizinan disampaikan ke Dinas PUPR Provinsi atau Kementerian. Kemudian pihak dinas PUPR atau Kementerian turun melakukan survey.

“Tim dari Provinsi dan pusat akan turun, jika memenuhi syarat  izin akan dikeluarkan,” imbuhnya.

Oleh karena itu, sambung Novianto, pihaknya mengimbau para pemilik KAD dapat melengkapi berkas dan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan tentang pembuatan KAD.

“Diberikan waktu 2 minggu bagi pemilik KAD mengakukan perizinan, jika nanti disetujui, maka KAD bisa memanfaatkan air irigasi untuk mengairi kolam mereka,” terang Novianto. (rls/yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *