Akan Dipasang Stiker Miskin, 200 Calon Penerima PKH dan Rastra Undurkan Diri

Maret 30, 2019
Berita Utama Birokrasi 0   237 views 0
penerima bantuan

Petugas dari Dinsos BS saat mengonfirmasi warga terkait program PKH dan Rastra (Foto: Media Benter BS/PROGRES BS)

PROGRES.ID, MANNA – Sebanyak 200 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disebut sudah mengundurkan diri sebagai penerima bansos dari 11 Kecamatan di Bengkulu Selatan.Ini setelah Dinas Sosial Bengkulu Selatan berencana memasang stiker dan plang merek tanda warga miskin yang berhak menerima bantuan PKH dan Rastra.

“Data sementara itu ada sekitar 200 KPM dari 3 ribu lebih KPM di Bengkulu Selatan yang sudah mengundurkan diri dari penerima bansos. Mereka mengundurkan diri secara mandiri tanpa paksaan bahkan mereka mengundurkan diri sebelum launching stiker ini,” jelas Kepala Dinas Sosial Bengkulu Selatan, Heriyadi didampingi Kabid Linjamsos, Sasmuarsan.

Ditambahkannya, pemasangan stiker tanda penerima bansos merupakan salah satu cara efektif untuk memberikan tanda kepada masyarakat yang benar-benar layak menerima bansos. Sehingga bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

“Kalau yang tidak layak namun masih menerima bansos saya rasa mereka pasti malu dengan adanya tanda itu. Akan lebih baik kalau disalurkan dengan masyarakat yang benar – benar layak menerima bantuan,” ujar Sasmuarsan.

Stiker miskin

Petugas memasang stiker di salah satu rumah warga (Foto: MC BS/PROGRES BS)

Sementara itu, Plt Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi mengaku angka kemiskinan Bengkulu Selatan mengalami penurunan dari beberapa tahun lalu dari 21 persen menjadi 18,65 persen tahun 2019 ini.

“Itu merupakan salah satu bukti keefektifan dari berbagai langkah dan program yang sudah dilakukan pemerintah dalam rangka mengurangi angka kemiskinan. Baik secara keseluruhan atau di daerah. Saya harap angka ini terus mengalami penurunan hingga masyarakat khususnya di Bengkulu Selatan sejahtera,” pungkas Gusnan.(rilis/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *