Baznas Dorong Pemdes Ikut Kumpulkan ZIS

September 4, 2019
Birokrasi 0   86 views 0
Rapat Baznas

Basnaz Bengkulu Selatan saat menggelar rapat (Foto: MCBS/PROGRES.ID)

BENGKULU SELATAN, PROGRES.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar rapat koordinasi pengelolaan dana zakat, infaq dan sadaqah (ZIS) di halaman kantor Baznas Bengkulu Selatan, Rabu (4/9/2019).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Bengkulu Selatan, Mudin A. Gumay dan dihadiri perwakilan Bagian Kesra Setda Bengkulu Selatan, Camat, Lurah dan Kepala KUA se Bengkulu Selatan.

Pada kesempatan itu Ketua Baznas Mudin A. Gumay berharap, para aparatur negara turut serta membantu meningkatkan kesadaran membayar ZIS. Khususnya para aparatur desa. Untuk itu peran serta camat sangat di harapkan untuk mensosialisasi-kan kepada pemerintah desa (Pemdes) wilayah masing-masing.

“Fungsinya kan sudah jelas untuk meningkatkan kesejahteraan para dhuafa atau fakir miskin. Kami ini sebagai perpanjangan tangan Pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang kurang mampu,” katanya.

Ditambahkan Mudin, realisasi dari kegiatan pengumpulan ZIS ini sudah sangat jelas dan nyata dirasakan. Mulai dari kegiatan bedah rumah, bantuan biaya sekolah, bantuan alat – alat pertukangan, bantuan modal usaha dan santunan untuk para dhuafa atau fakir miskin.

“Diharapkan baik dari pemerintah daerah dan desa terus mensosiali-sasikan agar tingkat kesadaran masyarakat khususnya para PNS dan perangkat desa untuk memenuhi kewajiban membayar ZIS nya,” ujar Mudin.

Terpisah Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi menyampaikan terima kasih kepada pihak Baznas yang telah membantu Pemkab Bengkulu Selatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari berbagai jenis program dan bantuan yang disalurkan selama ini.

“Kami terus mensosialisasikan dan sudah perintahkan kepada unsur unsur pemerintahan mulai dari lini terbawah sampai ke atas agar masing – masing memenuhi kewajiban dalam membayar ZIS nya,” ungkap Bupati.

Dia berharap setiap tahunnya dana ZIS yang berhasil dihimpun oleh Baznas terus mengalami pening-katan agar semakin banyak kaum dhuafa yang terbantukan sehingga kesejahteraan mereka meningkat dan keluar dari garis kemiskinan dari bantuan – bantuan yang di-berikan pihak Baznas.

“Bantuan yang diberikan seyogyanya bukan sebagai konsumsi. Namun sebagai stimulan. Nah, peran pemerintah setempatlah yang memberikan arahan agar penerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan yang diterima sebaik mungkin,” pungkas Bupati.(yan/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *