Gusnan: Pilihan Boleh Beda, Tapi Persatuan Harus Kita Jaga

Februari 28, 2019
Berita Utama Birokrasi Politik 0   141 views 0
Gusnan mulyadi rakornas

Plt Bupati BS Gusnan Mulyadi bersama kepala daerah se-Sumatra menghadiri Rakornas Pemilu di Batam, Kepri (Foto: Dok Media Center BS/PROGRES BS)

PROGRES.ID, MANNA – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi mengatakan, sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya harus ditingkatkan guna terciptanya situasi kondusif dan kondisi damai menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang akan digelar serentak pada 17 April mendatang.

“Pilihan silakan berbeda, namun tetap jaga kedamaian terutama di lingkungan sehari-hari. Kita tak boleh terpecah, siapa pun pemimpinnya nanti kita harus tetap bersatu,” ujar Gusnan disela kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kewaspadaan Nasional Dalam Rangka Pemanpatan Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Hotel Golden View, Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (28/2/2019).

Dibeberkan Gusnan, tujuan digelarnya rakornas tersebut yaitu sebagai upaya untuk mengoptimalkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan baik itu Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan seluruh pemangku kepentingan Pemilu dalam menghadapi Pemilu (Pileg dan Pilpres) serentak tahun 2019.

“Sesuai tema dari kegiatan ini pilihan boleh beda persatuan kesatuan bangsa harus kita jaga,” pungkas Gusnan yang didampingi Kepala Badan Kesbangpol Bengkulu Selatan, Sakimin Laip, Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Rudy Purnomo SIK, Kajari Manna, Ni Made Herawati SH menghadiri kegiatan Rakornasi di Kota Batam tersebut.

Sementara itu, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Soedarmo menyebut Pemilihan Umum harus memenuhi prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif, dan efisien.

Gusnan

Plt Bupati BS Gusnan Mulyadi saat mengikuti Rakornas Pemilu di Batam (Foto: Media Center BS/PROGRES BS)

“Sehingga dengan demikian, Pemilu serentak tahun 2019 akan dapat menghasilkan pemimpin nasional dan wakil rakyat yang mempunyai legitimasi yang kuat serta amanah dalam menjalankan tugasnya,” ujar Soedarmo dalam sambutannya pada acara Rakornas yang juga dihadiri Menko Polhukam RI Wiranto dan Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo serta para kepala daerah se-Sumatera tersebut.

Diharapkan, penyelenggaraan pesta demokrasi tahun 2019 mampu mewujudkan sinergitas yang kuat dan berkesinambungan antar pemangku kepentingan Pemilu, dalam upaya menciptakan pemilu demokratis dan damai.(rilis/yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *