2020, Dinas PUPR Provinsi Bengkulu dan BS Bangun Jembatan Darat Sawah-Muara Danau

Maret 19, 2019
Berita Utama Kota Manna 0   151 views 0
musrebangcam

Plt Bupati BS Gusnan Mulyadi menyampaikan sambutan pada acara Musrenbangcam Kota Manna (Foto: MS BS/PROGRES BS)

PROGRES.ID, MANNA – Pembangunan jembatan penghubung Desa Darat Sawah-Muara Danau Kecamatan Seginim dipastikan akan mulai dibangun tahun 2020. Ini setelah Dinas PUPR Provinsi Bengkulu dan Dinas PUPR Bengkulu Selatan memastikan akan bekerjasama membangun jembatan penghubung dua desa yang dinilai sangat dibutuhkan warga tersebut.

“Kami pastikan jembatan penghubung Desa Muara Danau dan Darat Sawah Kecamatan Seginim akan dibangun. Pembangunan itu dikolaborasikan dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Kabupaten,” kata Plt Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi belum lama ini.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Silustero mengatakan, pembangunan jembatan penghubung yang lama tertunda antara Desa Muara Danau dan Desa Darat Sawah akan direalisasikan.

“Untuk pembangunan jembatannya dilakukan Dinas PU-PR Provinsi Bengkulu. Sementara kita (Dinas PUPR Bengkulu Selatan) membangun jalan penghubung,” ujar Silustero, Senin (18/3/2019).

Hanya saja Silustero belum mengetahui berapa pagu anggaran yang akan digelontorkan utuk pembangunan jembatan tersebut. Namun, dia mengaku saat ini pihaknya menyiapkan perencanaan dari pembangunan jembatan tersebut.

“Berapa anggarannya kita belum tahu. Baik itu yang dari provinsi atau daerah. Yang jelas kita siapkan perencanaannya saja dulu. Dan dipastikan jembatan dibangun tahun depan (2020). Sebab pak Gubernur Rohidin Mersyah, punya target kalau seluruh kegiatan provinsi di setiap kabupaten rampung seluruhnya di tahun 2020,” beber Silustero.

Dengan dibangunnya jembatan tersebut, lanjut Silustero, diharapkan dapat meminimalisir biaya transportasi pertanian. Karena jembatan tersebut sangat diperlukan untuk mengangkut hasil pertanian, apalagi desa tersebut juga merupakan penghasil padi.

“Berapa ratus hektare persawahan di sana. Makanya akses transportasi sangat diperlukan,” pungkas Silustero. (rilis/yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *