Brigade Proteksi Pertanian Bergerak Sigap Atasi Hama Jagung

Juni 7, 2019
Kota Manna 0   215 views 0
Rehabilitasi sawah

Distan BS mengerahkan alat berat untuk merehabilitasi sawah warga yang rusak diterjang banjir (Foto: Sopyan/PROGRES BS)

PROGRES ID, MANNA – Brigade proteksi pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan mendapati laporan adanya hama ulat grayak yang menyerang tanaman jagung petani. Sehubungan dengan hal tersebut, Dinas Pertanian minta agar petani segera melapor jika kembali menemukan hama yang menyerang tanaman.

“Sekitar dua minggu yang lalu, kami menerima laporan adanya hama ulat grayak yang menyerang tanaman jagung di Kedurang Ilir dan Seginim. Ada sekitar 3 Hektar, brigade proteksi pertanian sudah turun. Alhamdulillah sudah teratasi,” jelas Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Rudy Siswandi.

Jika ditemukan adanya hama yang menyerang tanaman, Rudy meminta petani agar pro aktif melapor kepada petugas. Agar hama tersebut cepat dibasmi dan tidak menyebar ke lahan yang lain.

“Bukan hanya ulat grayak, tapi hama yang lainnya juga. Silahkan secepatnya lapor, tim brigade akan turun,” jelasnya.

Untuk meminimalisir hama, Rudy menyarankan agar petani melakukan penanaman secara serentak dan menanam jenis tanaman secara bergantian.

“Misalnya musim ini serentak tanam jagung, terus tanam padi. Baiknya serentak, tapi terkadang banyak faktor yang mengakibatkan petani tidak bisa turun tanam secara serentak,” jelasnya.

Adanya hama, menurut Rudy karena tersedianya sumber makanan hama yang cukup. Sehingga untuk memutus mata rantai hama, salah satu upaya yang dilakukan adalah memutus sumber makanannya.

“Contohnya hama A sumber makanannya jagung, serentak kita tanam jagung, setelah itu serentak kita tidak tanam jagung dan beralih menanam padi. Maka hama yang sumber makanannya dari jagung tadi akan berkurang. Begitu juga sebaliknya,” saran Rudy.

Selain petani, Rudy juga meminta peran pemerintah desa agar bertindak cepat melaporkan kepada petugas jika ditemukan adanya hama yang menyerang tanaman warga.(yan/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *