Pasokan Tersendat, Antrean di Sejumlah SPBU di Bengkulu Selatan Mengular

Juli 27, 2019
Featured Kota Manna 0   883 views 0
SPBU Bengkulu Selatan

Dinas Perindagkop UKM memantau kondisi SPBU 24.385.08 Kutau Manna (Foto: Sopian/PROGRES.ID)

PROGRES ID, MANNA – Antrean kendaraan di SPBU akhir-akhir ini, khususnya di Bengkulu Selatan terlihat tidak normal. Antrean kendaraan jauh lebih panjang dari biasanya. Pengguna kendaraan pun mengeluhkan sulitnya mendapat Bahan Bakar Minyak (BBM) ini.

Menindakalanjuti hal tersebut, Jumat (26/7/2019) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Bengkulu Selatan menggelar inspeksi mendadak (Sidak) dengan mendatangi sejumlah SPBU. Salah satu SPBU yang didatangi adalah SPBU yang beralamat di Kutau.

Kepala Dinas Perindagkop Bengkulu Selatan, Herman Sunarya mengaku, pengecekan ini dilakukan untuk mendapatkan informasi penyebab terjadinya antrean panjang yang terjadi di SPBU.

“Untuk Provinsi Bengkulu, Bengkulu Selatan terparah. Setelah dicek, ternyata penyebabnya karena pasokan dari Depo Pertamina untuk SPBU di Bengkulu Selatan berkurang. Ini akan kami laporkan ke Pemprov, Selasa depan juga akan ada rapat membahas ini di Bengkulu,” jelas Herman Sunarya.

Sementara itu, Manajer SPBU 24.385.08 Kutau Manna, Diki mengaku bahwa pengurangan pasokan dari Depo Pertamina mencapai 50 persen lebih. Khususnya BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

Kondisi SPBU

Antrean panjang di SPBU 24.385.08 Kutau Manna (Foto: Sopian/PROGRES.ID)

Menurut Diki, dalam kondisi normal biasanya pasokan Pertalite perhari mencapai 32 Ton, bahkan bisa 48 Ton. Beberapa hari terakhir ini pasokan hanya 16 Ton per hari. Sementara untuk jenis Pertamax sudah mengalami kekosongan selama empat hari kosong. Pertamax terakhir masuk di SPBU Kutau pada tanggal 20 Juli 2019 sebanyak 8 Ton.

Sedangkan jenis Solar per hari dipasok 8 Ton per hari. Dengan pola setiap tiga hari, satu hari tidak masuk.

“Infonya penyebab pasokan berkurang ini karena faktor cuaca, kapal tidak bisa merapat,” jelas Diki.(yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *